Saturday, October 25, 2014

STRUKTUR DATA PERTEMUAN 1

PENDAHULUAN

STRUKTUR DATA


           Struktur data adalah suatu koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakterisasikan oleh organisasi serta operasi yang di definisikan terhadapnya. Algoritma : barisan langkah - langkah untuk menyelesaikan sebuah program. Inputnya harus data. Sebuah program belum tentu Algoritma. Sebuah Algoritma harus bisa di implementasikan sebuah program.
Jadi Struktur data dan Algoritma adalah sebuah program.

BAB 1
JENIS JENIS DATA

            Data secara umum dapat di bagi menjadi dua yaitu :
  • ü        Tipe data sederhana  

1.       Tunggal ( data primitive)  : Integer, Real, Boolean, Karaker.
2.       Majemuk ( data campuran) : String

  • ü         Struktur data

1.       Sederhana : Array, Record
2.       Majemuk :
-          Linier : Linier Linked list Stack, Queue
-          Non Linier : Binary Tree, Binary Search Tree, General Tree, Tree, Graf

 INTEGER
            Suatu integer adalah suatu anggota dari himpunan bilangan :
{..., -(n+1), -n, ..., -2, -1, 0, 1, 2, ..., n, n+1, ...}

Operasi dasar yang ada dalam integer yaitu :
  • ·         Penjumlahan
  • ·         Pengurangan
  • ·         Perkalian
  • ·         Pembagian
  • ·         Perpangkatan

Pembagian Integer (DIV)
Hasil dari pembagian integer DIV adalah integer (menghilangkan bagian pecahan dari hasil pembagian)
Contoh : 17 DIV 3 = 5
Selain itu terdapat operasi MOD (Modulo) : sisa dari pembagian.
Contoh : 17 MOD 3 = 2

Masing - masing operator pada operasi di atas, yang bekerja terhadap sepasang integer (operand) disebut sebagai Binary Operator. Sedangkan operator yang hanya bekerja terhadap satu operand saja disebut sebagai Unary Operator. 

 REAL
            Data numeric yang bukan termasuk integer, di golongkan dalam jenis data real. Jenis data ini di tulis menggunakan titik decimal (atau koma decimal). Bilangan real dimasukan ke dalam memori computer memakai system floating point, merupakan versi yang di sebut Scientific Motation. Di sini penyajiannya terdiri atas dua bagian, yaitu : mantissa (pecahan) dan eksponen.

BOOLEAN

            Jenis data ini di sebut juga jenis data logical. Elemen dari jenis data ini mempunyai nilai salah satu dari true atau false.
Operator yang di kenal pada Boolean, yaitu :
  • Operator Logika, yaitu : AND, OR, NOT.
·         Operator AND akan menghasilkan nilai true, jika kedua operand bernilai true.
·         Operator OR akan menghasilkan nilai true, jika salah satu operand bernilai true.
·         Operator NOT merupakan “precedence” dari operator AND dan OR.
  • Dalam suatu ekspresi yang tidak menggunakan tanda kurung, operator NOT harus di evaluasi sebelum operator AND dan OR.
Operator Relasional, yaitu : >, <, >=, <=, <> dan =
Contoh : 6 < 8 = True
             9 > 8 = False

KARAKTER

Jenis data karakter merupakan elemen dari suatu himpunan yang terdiri atas bilangan,
abjad dan simbol khusus.
(0,1,...,8,9, A, B, ..., Y,Z, +, -,*,ã, ...}

STRING

            Barisan hingga karakter yang di bentuk oleh suatu kumpulan dari karakter. Karakter yang di gunakan untuk membentuk suatu string di sebut alphabet. Dalam penulisannya, suatu string berada dalam tanda “aphosthrope”.
Contoh :
Misal diberikan himpunan alfabet A = {C,D,1}.
String yang dapat dibentuk dari alfabet di atas antara lain :
‘CD1’,’CDD’,’DDC’,’CDC1’,... dan sebagainya, termasuk “null string” atau “empty
string”

Himpunan tak hingga dari string yang dibentuk oleh alfabet A disebut VOCABULARY,
Notasi : VA atau A*
Jika suatu string dibentuk dari alfabet {0,1}, maka string yang terbentuk disebut dengan “Bit String”.

No comments:

Post a Comment